St Bellarminus


Holy Dildo
Pada tanggal 3 Maret 1599, Sri Paus Klemen VIII mengangkat Robert Bellarminus, teolog dan pakar Yesuit menjadi Kardinal di Gereja Katolik Roma. 
Selama masa pontifikatnya yang berlangsung antara tahun 1592 sampai 1605, Klemen sudah dikenal dengan tradisinya mengangkat figur-figur yang menonjol ke dalam ranking Kardinal, seperti misalnya sejarawan Gereja yang menonjol Cesare Baronio yang diangkat menjadi Kardinal pada tahun 1596. Akan tetapi, sewaktu mengangkat Robert Bellarminus, Sri Paus melangkah lebih jauh dengan memberi pujian kepada sang Kardinal dengan kata-kata ini: "Kami mengangkat orang ini karena Gereja Allah tidak memiliki orang pintar yang setara dengannya." 
Dengan sia-sia Serikat Yesus dan bahkan Robert Bellarminus sendiri memprotes pengangkatan ini. Ketika Robert berusaha untuk menyatakan penolakannya pada waktu perayaan pengangkatannya, Sri Paus dengan tegas malahan memerintahkan Robert untuk menutup mulut dengan ancaman ekskomunikasi. 
Pengangkatan Robert tidak hanya menunjukkan kejelian pandangan Paus Klemen dalam menilai karakter seseorang, tetapi juga kristisme yang agak terang-terangan terhadap pendahulunya, Paus Sixtus V (1585-1590) yang nyaris memasukan karya terbesar Kardinal Bellarminus, "Perdebatan tentang Kontroversi Iman Kristen terhadap bidaah masa kini", ke dalam Daftar Buku Terlarang, namun keburu meninggal. 
Dalam karyanya tersebut, Robert berargumentasi bahwa kepausan hanya memiliki kuasa tak langsung dalam masalah-masalah sipil (non-gerejawi), suatu posisi yang membawa kemarahan Paus Sixtus V.